Kamis, 02 Juli 2015

[063] Al Munaafiquun Ayat 002

««•»»
Surah Al Munaafiquun 2

اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّهُمْ سَاءَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
««•»»
ittakhadzuu aymaanahum junnatan fashadduu 'an sabiili allaahi innahum saa-a maa kaanuu ya'maluuna
««•»»
Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai {1477}, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.
{1477} Mereka bersumpah bahwa mereka beriman adalah untuk menjaga harta mereka supaya jangan dibunuh atau ditawan atau dirampas hartanya
««•»»
They make a shield of their oaths, and bar from the way of Allah. Evil indeed is what they used to do.
««•»»

Pada ayat ini, Allah SWT menerangkan bahwa orang-orang munafik itu, dalam menguatkan pengakuannya yang palsu itu, berani bersumpah, tetapi sumpahnya itu hanya sebagai perisai untuk menyelamatkan diri dari hukuman bunuh, penawanan atau pengambilan harta benda mereka sebagai ganimah, sebagaimana hukuman yang dijatuhkan kepada orang-orang kafir. Berkata Qatadah, "Setiap akan dijatuhi hukuman terhadap orang-orang munafik atas perbuatannya, mereka mengemukakan sumpah palsu untuk menyelamatkan jiwa, darah dan harta benda mereka". Tindakan mereka tidak terbatas dengan itu saja, melainkan mereka menghalang-halangi manusia untuk memasuki dan menganut agama Islam. Ayat ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa perbuatan orang-orang munafik itu perbuatan yang paling jahat. Mereka lebih suka memilih kekafiran daripada iman, menampakkan apa yang berbeda dalam hatinya.

Di dunia mereka akan kecewa dan di akhirat akan menyesal. Mereka akan dihina di muka khalayak ramai dengan dinyatakan kemunafikan mereka kepada orang-orang mukmin di dunia ini; dan di akhirat akan di masukkan ke dalam neraka Jahanam.

Sejalan dengan ayat ini firman Allah SWT:
وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَى قَبْرِهِ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ
Dan janganlah kamu sekali-kali menyalatkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik.
(QS At Taubah [9]:84)

dalam ayat lain:
وَعَدَ اللَّهُ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْكُفَّارَ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا هِيَ
Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka.
(QS At Taubah [9]:68)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai) maksudnya untuk melindungi harta benda mereka dan jiwa mereka (lalu mereka menghalangi) melalui sumpah itu (jalan Allah) artinya mereka menghalangi manusia untuk berjihad melawan mereka. (Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan).
««•»»
They have taken their oaths as a shield, as a [means of] protection for their possessions and their lives, and so they have barred, thereby, from the way of God, that is, from using them for the struggle. Evil indeed is that which they are wont to do.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 1][AYAT 3]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
2of11
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=63&tAyahNo=2&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#63:2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar