Kamis, 02 Juli 2015

[063] Al Munaafiquun Ayat 003

««•»»
Surah Al Munaafiquun 3

ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ آمَنُوا ثُمَّ كَفَرُوا فَطُبِعَ عَلَى قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَفْقَهُونَ
««•»»
dzaalika bi-annahum aamanuu tsumma kafaruu fathubi'a 'alaa quluubihim fahum laa yafqahuuna
««•»»
Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.
««•»»
That is because they believed and then disbelieved, so their hearts were sealed. Hence they do not understand.
««•»»

Pada ayat ini, Allah SWT, menerangkan bahwa perbuatan jahat dan hina orang-orang munafik itu adalah karena mereka itu menampakkan iman pada lahiriahnya, kemudian mereka kafir dan ingkar pada batiniyahnya. Atau mereka itu tadinya memang beriman. Lalu mereka kafir dan menyembunyikan kekafirannya itu yang menyebabkan hati mereka dipateri dan dikunci mati sehingga tidak dapat lagi memahami dan mengetahui mana yang baik, mana yang buruk dan sebagainya. Akhirnya mereka itu, tidak ada bedanya dengan orang-orang yang tuli, bisu dan buta,

sebagaimana disebutkan di dalam firman Allah SWT:
وَمَثَلُ الَّذِينَ كَفَرُوا كَمَثَلِ الَّذِي يَنْعِقُ بِمَا لَا يَسْمَعُ إِلَّا دُعَاءً وَنِدَاءً صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَعْقِلُونَ
Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja. Mereka tuli, bisu dan buta maka (oleh sebab itu) mereka tidak mengerti.\
(QS Al Baqarah [2]:171)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Yang demikian itu) yakni pekerjaan mereka yang buruk itu (adalah karena sesungguhnya mereka telah beriman) mulutnya (kemudian menjadi kafir) hatinya. Artinya, mereka masih tetap dalam kekafirannya, (lalu dikunci matilah) dikuncilah (hati mereka) dengan kekafiran (karena itu mereka tidak dapat mengerti) tentang iman yang sesungguhnya.
««•»»
That, namely, their evil deed, is because they believed, by [affirming faith only with] the tongue, then disbelieved, in [their] hearts, that is to say, they persist in harbouring disbelief in it; therefore their hearts have been stamped, sealed, with disbelief. Hence they do not understand, faith.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2][AYAT 4]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of11
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=63&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#63:3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar